Akan Datang


Seorang muslim pada hari ini sangat bergembira, menunggu tamu agung yang akan segera menghampirinya. Menyambutnya dengan penuh sukacita, tamu agung yang ia nanti-nantikan. Hatinya sangat bergembira segalanya sudah ia persiapkan untuk menyambutnya, siapa lagi kalua bukan bulan Ramadhan, bulan yang selalu dinantikan seluruh umat muslim di dunia.

Dijelaskan dalam Hadits yang diriwayatkan oleh Ahmad mengenai kegembiraan datangnya tamu agung bulan Ramadhnan.

"Telah datang kepada kalian Ramadhan, bulan yang diberkahi. Allah mewajibkan atas kalian berpuasa padanya. Pintu-pintu surga dibuka padanya. Pintu-pintu Jahim (neraka) ditutup. Setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat sebuah malam yang lebih baik dibandingkan 1000 bulan. Siapa yang dihalangi dari kebaikannya, maka sungguh ia terhalangi."

Ya Allah, penuhilah umurku dengan keberkahan, agar aku dapat menyambut bulan Ramadhan. Dimana hati ini penuh dengan rindu dan cinta, untuk menjalani ibadah dengan suka cita. Kami memohon, ya Allah, panjangkan umur kami, agar kami dapat merasakan keindahan Ramadhan yang suci, dan bila kami tak sampai di bulan yang diidamkan, cukupkanlah umur kami untuk merasakan cinta-Mu yang tiada tara.

Lihat bagaimana para ulama dan orang shalih saangat merindukan orang shalih yang merindukan kedatangan bulan Ramadhan.

"Sebagian salaf berkata, 'Dahulu mereka (para salaf) berdoa kepada Allah selama enam bulan agar mereka dipertemukan lagi dengan Ramadhan. Kemudian mereka juga berdoa selama enam bulan agar Allah menerima (amal-amal shalih di Ramadhan yang lalu) mereka."

Sedih dan perih bila kami tak sampai di bulan suci. Namun, hati ini tetap penuh dengan kerinduan, untuk merasakan kebahagiaan dan kedamaian, didalam malam-malam indah Ramadhan yang tiada tara. Puasa yang dirindukan, sahur bersama keluarga. Berbagi makanan saat buka puasa dengan penuh keikhlasan. Membagi sedikit rezeki buat sesama dengan penuh cinta. Membuka hati untuk meraih keberkahan-Mu yang tiada tara.

Karena Ramadhan itu adalah bulan sabar, sabar yang akan medatangkan sebuah pahala dari Alloh. Bagaimana tidak, kita menahan haus dan lapar dari mulai matahari terbit sampai terbenam Kembali, kita menahan hawa nafsu diri kita sendiri. Saat berbuka puasa kita merasakan kenikmatan kektika meminum air kemudian merasa bersyukur atas nikmat dari Alloh yang tiada hentinya.

Berbuka puasa dengan apa yang ada, dengan penuh syukur. Shalat tarawih bersama tetangga, dalam kebersamaan yang suci. Menghidupkan malam dengan Al Qur'an, sebagai penuntun hidup. Mengkaji ajaran dan keteladanan Nabi, sebagai sumber kebijaksanaan.

Momen dan kerinduan yang tak terperikan dalam imaji. Ya Allah, sampaikan aku dengan selamat di Ramadhan. Sampaikanlah Ramadhan kepadaku, mudahkanlah diriku untuk memaksimalkan ibadah dan terimalah amal-amalku nantinya. Hanya kepada-Mu kami meminta, hanya kepada-Mu kami Kembali.

Oleh : Keukeu Eva Fitriani

Tidak ada komentar

Posting Komentar

© all rights reserved
made with by templateszoo