Sifat dan Sikap Antisosial Dalam Islam


Antisosial adalah seseorang yang tidak suka bergaul,sikap menutup diri dari masyarakat, dan cenderung mengganggu ketenteraman umum.

 

Pada hal ini, ini merupakan salah satu keresahan pada saat ini, senantiasa orang-orang menjauh dari kerumunan orang bahkan sampai tidak adanya keinginan untuk berinteraksi kelompok maupun antar personal.

Bagi sebagian orang sifat antisosial sering disamakan dengan introvert, padahal antisosial dan introvert itu berbeda. Antisosial itu seseorang memilih untuk menjauh dan bahkan tidak sama sekali ingin berinteraksi dan terkadang melanggar hak oranglain sedangkan introvert itu kondisi dimana seseorang lebih menyukai ketika ia berada pada kondisi sendirian dan tidak menutup kemungkinan berinteraksi dengan orang lain dengan keadaan tidak mealnggar hak siapapun.

FFaktor internal sendiri terbagi menjadi tiga bagian. Pertama, kalbu yang merupakan sentral kepribadian. Kedua, hawa nafsu, dan ketiga, orientasi dan motivasi hidup yang materialism sehingga tiada ruang untuk mengembangkan aspek-aspek spiritual dan keruhanian. Sedangkan untuk faktor eksternal terbagi menjadi dua yaitu godaan syetan dan makanan minuman yang haram. Godaan syetan membuat manusia selalu dipenuhi dengan angan-angan jahat dalam pikiran dan benaknya sehingga perilaku yang ditampilkan juga akhirnya perilaku yang dilarang oleh agama. Sesuai   firman Allah SWT,"Dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.". Kedua, ternyata mengkonsumsi yang haram dapat menyebabkan kemalasan beribadah & melakukan perbuatan-perbuatan yg dilarang oleh agama. Dalam hal ini, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Tidaklah yang baik itu mendatangkan sesuatu kecuali yang baik pula." (HR al-Bukhari dan Muslim).

Pada dasarnya interaksi sosial pada setiap orang memiliki reaksi yang berbeda, lain halnya dengan antisosial yang kerap kali acuh atau tidak menghargai orang lain ketika berinteraksi dan dengan reaksi yang membuat keadaan jadi tidak nyaman.

Anak muda jaman sekarang pun sudah tidak asing lagi dengan istilah antisosial atau biasa disebut "ansos" ini. Karena sebutan ini sering diutarakan untuk mengolok orang yang kerap kali suka menyendiri, tidak memiliki teman, tidak bisa berkomunikasi dan terasingkan di lingkungannya.

Akan tetapi itu merupakan sebuah persepsi yang salah jika kita menjudge seseorang langsung dengan sebutan antisosial, karena itu merupakan salah satu gangguan kepribadian.

Pengertian Antisosial

Menurut Wida Kurniasih Gangguan kepribadian antisosial adalah  kondisi atau keadaan seseorang yang tidak bisa memberikan penilaian atau membedakan baik buruk atas hal-hal yang dilakukannya sehingga penderita gangguan kepribadian antisosial ini memiliki kecenderungan untuk menyakiti orang lain, seperti tindakan tidak terpuji, tindakan kekerasan, penipuan, dan tindakan-tindakan lainnya yang hanya dilakukan untuk kesenangan pribadi saja.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia  (KBBI) antisosial mempunyai arti, yaitu seseorang yang tidak suka bergaul, sikap menutup diri dari masyarakat, dan cenderung mengganggu ketenteraman umum.

Gangguan ini juga sering disebut dengan sebutan lain yakni sosiopat, karena tidak bisanya beradaptasi dan menyesuaikan diri pada lingkungan yang ia tempati sekarang. Penderita sosiopat pun kebanyakan memiliki sifat yang kasar, tidak mau berinteraksi, agresif dan tidak memiliki simpati terhadap kadaan lingkungan sekitar.

Antisosial  menjadi  salah  satu  tingkah  laku  yang  buruk  karena  bertentangan  dengan Al-Quran dan Hadis, seperti dalam Surah Al-Hujurat/49:13,


يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقْنٰكُمْ مِّنْ ذَكَرٍ وَّاُنْثٰى وَجَعَلْنٰكُمْ شُعُوْبًا وَّقَبَاۤىِٕلَ لِتَعَارَفُوْا ۚ اِنَّ اَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللّٰهِ اَتْقٰىكُمْ ۗاِنَّ اللّٰهَ عَلِيْمٌ خَبِيْرٌ


Terjemahnya: ‚Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang  perempuan  dan  menjadikan  kamu  berbangsa-bangsa  dan  bersuku-suku  supaya  kamu  saling kenal-mengenal. Sesungguhnya  orang yang  paling  mulia  diantara  kamu  disisi  Allah ialah  orang  yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.

Bahaya Gangguan Kepribadian Antisosial

Pada dasarnya, Laki-laki memiliki kemungkinan yang paling besar mengalami gangguan kepribadian ini, karena laki-laki cenderung tidak banyak memiliki teman cerita yang satu frekuensi dengannya atau kurangnya perhatian dikeluaganya yang membuat dirinya menjadi antisosial.

Hal ini juga membuat kebajakan laki-laki yang mengidap antisosial atau sosiopat ini terjerumus kepada hal-hal yang tidak semestinya ia lakukan atau perbuat seperti menyalahgunakan minuman beralkohol, memakai obat-obatan, melakukan kekerasan, melakukan tindak kriminal, dsb.

Jika ada yang mengalami gangguan kepribadian ini disekitar kita pastinya kita tidak bisa langsung saja menerimanya, akan tetapi kita sebagai manusia yang seharusnya memanusiakan manusia haruslah merangkul serta mengingatkannya perlahan bahwa hal tersebut tidak baik dan dapat merusak dirinya serta lingkungan sekitarnya.

Gangguan kepribadian antisosial atau sosiopat ini juga bukanlah merupakan gangguan yang permanen melainkan dapat disembuhkan secara berkala dengan memperbaiki pola pikirnya terlebih dahulu, agar pemikirannya sehat dan dapat berpikir dengan baik bahwa yang dilakukannya itu salah.

Reporter : Faiz Naufal Habiburohman

Tidak ada komentar

Posting Komentar

© all rights reserved
made with by templateszoo