Diduga Tersangkut Palung, Wisatawan Tenggelam di Curug Sentral 2 Kecamatan Kabandungan

Wisatawan tenggelam di objek wisata Curug Sentral 2 di Desa/Kecamatan Kabandungan, pada Kamis (27/4/2023) sekitar pukul 13.00, diduga wisatawan tersebut merupakan orang Bojong Genteng.

Dilansir dari sumber media Sukabumiupdate.com, Korban merupakan salah satu remaja berusia 14 tahun yang merupakan salah satu siswa SMP di Cikidang dan merupakan seorang Santri itu berinisial R, korban tersebut merupakan salah satu warga yang beralamat di Kampung Parabon RT 33/06, Desa Berkah, Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Kepala Desa Berkah, Andriansyah membenarkan jika korban tersebut merupakan salah satu warganya yang tinggal di Kampung Parabon, yang bersekolah dan mondok di Cikidang. Setelah Ia mengonfirmasikan dan berkomunikasi dengan pihak keluarganya.

" Saya sudah berkomunikasi dengan keluarga korban untuk menanyakan mengenai kronologis kejadianya" ujar Kades Berkah tersebut.

Menurut Keluarganya, R berangkat bersma ketiga temannya dengan menggunakan dua motor sekitar pukul 09.00 dan tiba di lokasi Curug Sentral 2 sekitar pukul 13.00, setelah melaksanakan solat dzuhur kemudian mereka langsung mandi di bawah air terjun tersebut yang membentuk danau alami.

Setelah mereka berempat turun ke air, mereka berenang dan tidak lama kemudian ketiga temannya tersebut naik ke daratan, namun R tidak muncul-muncul ke permukaan, setelah ditunggu beberapa lama R juga tidak kunjung muncul hingga akhirnya teman-teman nya pun meminta bentuan ke pengelola dan warga sekitar untuk mencari R yang diduga tenggalam tersebut. Namun hingga malam hari pun korban tidak ditemukan dan pencarian pun dilanjutkan hari berikutnya, yaitu Jum'at 28/4/2023.

Atik (58) salah satu Tokoh Masyarakat sekitar mengatakan bahwa korban hingga malam hari pun belum ditemukan, hingga pukul 21.00 pencarian dihentikan karena keadaan gelap dan sedikit hujan,

"pencarian sempat dihentikan sekitar pukul 21.00, dikarenakan posisi korban diduga berada di area yang susah untuk di evakuasi dan terhalang aliran curug yang sangat deras, hingga pencarian akan dilanjutkan besok hari Jum'at", ucapnya.

Atik juga menambahkan di bawah curug nya itu ada sebuah batu yang mengerucut, atau bisa disebut sebuang palung, jadi jika ada yang berenang ke sana kemungkinan masuk ke palung tersebut dan tersangkut di palung atau batu tersebut.

 

Penulis : Khoerul Rohman

 

Sent from Mail for Windows

 

Tidak ada komentar

Posting Komentar

© all rights reserved
made with by templateszoo