Kenaikan Harga Sembako Kota Sukabumi



 Hasil, harga dan stok sembako sembilan bahan pokok (sembako) pemantauan harga dan inspeksi mendadak (Sidak) Gugus Tugas Pangan Kota Sukabumi Provinsi Jawa Barat pada Kamis (6/4) atau minggu kedua Ramadhan 1444 H adalah masih normal.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan dan pemantauan harga secara langsung, di beberapa pasar tradisional seperti pasar Tipar Gede di Kecamatan Citamiang Kabupaten Sukabumi, harga-harga yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat masih normal atau belum naik sejak awal Ramadan,” ujarnya. . AKP, anggota Satgas Pangan Kota Sukabumi Yanto Sudiarto di Sukabumi, Kamis.


Menurut Yanto, pihaknya akan bekerja sama dengan Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kota Sukabumi serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) dalam memantau harga sembako guna memberikan kemudahan, ketersediaan, dan kepastian harga sembako kepada masyarakat. Tentang Idul Fitri 1444 H.

Satgas Pangan juga sempat berinteraksi dengan beberapa pedagang sayuran, daging, dan bahan pokok lainnya untuk memastikan ketersediaan dan kestabilan harga kebutuhan pokok di beberapa pasar tradisional di Kota Sukabumi.


Lanjutnya, pihaknya melakukan sidak dan menghubungi berbagai pedagang seperti pedagang beras, sayur mayur, daging, dan minyak goreng untuk memastikan bekal dan pasokan hingga perayaan Idul Fitri mendatang. Selain itu, tidak ada peningkatan permintaan pangan dari masyarakat selama minggu kedua Ramadan. 

Diperkirakan peningkatan permintaan akan terjadi tujuh hari menjelang malam hari dan akan mencapai puncaknya tiga hari atau satu hari sebelum malam hari.


"Kami mengimbau warga untuk tidak panik seperti melakukan operasi borongan yang bisa berujung pada kenaikan harga. Sejauh ini pasokan, harga dan pasokan masih normal, bahkan persediaan cukup sampai hari raya," imbuhnya.


Di sisi lain, Yanto yang juga beroperasi dengan nama Kasatreskrim Polres Sukabumi Kota mengatakan, pihaknya terus berkembang akibat penipuan oknum pedagang dan distributor, seperti penimbunan barang hingga menguras pasar. ringkasan Selain itu, pihaknya tidak segan-segan memberikan sanksi tegas sesuai aturan dan undang-undang yang ada, jika ada yang terbukti bersalah, sekalipun dihukum, tidak menutup kemungkinan ditutupnya usaha tersebut. turun


Mengenai harga beberapa komoditas, berdasarkan data yang dihimpun Dinas Kabupaten Sukabumi di 13 pasar tradisional dan rangkuman harga sembako, harga beras medium Rp 11 ribu/kg, harga beras unggulan Rp 12 ribu. ribu Rp/kg, gula pasir Rp14 ribu/kg, daging sapi Rp136 ribu/kg kg kg.

Kemudian daging ayam Rp35.000 - Rp36.000/kg, telur dalam negeri Rp29.000/kg, minyak goreng grosir Rp16.000/kg, minyak goreng kemasan (premium) Rp19.000/liter.

Bawang merah 35 ribu rubel/kg, bawang putih 31 ribu rubel/kg, cabai rawit merah 74 ribu rubel/kg, cabai merah besar 50 ribu rubel/kg, tepung terigu 23 ribu rubel/kg, dan kentang 17 ribu rubel/kg.


Hilwa Sayyidatul Afifah

Mahasiswi KPI UIN Bandung

Tidak ada komentar

Posting Komentar

© all rights reserved
made with by templateszoo