Menjelang Libur Idu Fitri, Pengajian Intensif Selama Ramadhan Pondok Pesantren Al Ihsan Tetap Berjalan

Bandung – Pondok Pesantren Al-Ihsan berada di Jalan Cibiru Hilir, Kabupaten Bandung tetap istiqomah jalankan kegiatan pengajian kitab kuning selama bulan Ramadan. Para santri putra dan putri yang berasal dari berbagai daerah begitu antusias mengikuti pengajian intensif sampai saat ini, Rabu (12/4/2023), Pengajian berlangsung diawali pembukaan sebagai simbolis dimulainya pengajian dengan mengkaji kitab khusus pengajian intensif Ramadan.

Pak Haji sebagai sebutan Pimpinan Pondok Pesantren Al Ihsan menyampaikan saat pembukaan pengajian bahwa santri harus dapat memanfaatkan waktunya selama Ramadan dengan kegiatan positif, mengandung nilai pahala salah satunya tetap mengaji.

"Pondok Pesantren Al Ihsan memiliki cita-cita menjadikan satrinya sukses, maka para santri harus mencari dan berusaha memanfaatkan kegiatan positif yang berpahala dengan mengikuti pengajian intensif Ramadan," katanya.

Pengajian intensif Ramadan yang biasa dikenal dikalangan pesantren dengan ngaji pasaran, di Pondok Pesantren Al Ihsan mengkaji lima kitab yang terbagi dari dua kelas yaitu kelas satu yang terdiri dari mahasantri semester satu sampai semester tiga dan kelas dua yang terdiri dari mahasantri semester empat sampai diatasnya.  

Kitab-kitab yang dikaji diantaranya salah satu kitab yang berkaitan dengan Ramadan yaitu kitab Risalah Aidhon Fi Bayan Shiam Romadhon. Selain itu mengkaji kitab Jurumiyah, Hillu al-Ma'quud min Nadzm al-Maqsuud, Fathul Qorib dan al-Masail Fii Raddi ala Aqwal al-Wahabiyah.

Zamzam Mubarok selaku Presiden Organisasi Pondok Pesantren Al-Ihsan (OSPAI) mengajak para santri putra dan santri putri agar turut mengisi Ramadan di Pondok Pesantren sampai sebelum libur Idul Fitri tiba. Pengajian Intensif berjalan setiap hari pada waktu setelah subuh, setelah ashar dan setelah jama'ah tarawih.

"Akang Teteh santri mari sama-sama tetap semangat berada di Pesantren dengan pengajian intensif. Pantang pulang sebelum khotam," pungkasnya.

Target tamat setiap kitab yang dikaji Ramadan yaitu pada saat sebelum penutupan pengajian intensif yang akan datang yaitu pada hari kamis, 13 April 2023. Kitab yang dikaji selama Ramadan harus bisa selesai sehingga selanjutnya setelah libur dan memasuki pengajian regular kembali dengan kitab yang baru.

Maghrisul Akhiroh Syam
UIN Sunan Gunung Djati Bandung
maghriselsyami@gmail.com
ig @maghrissyam

Tidak ada komentar

Posting Komentar

© all rights reserved
made with by templateszoo